11.03.2008

Suami... Oh Suami...


Penulis : Eky Sri Handayani


KotaSantri.com : Seperti biasa, siang itu klub makan siang kami di kantor -yang terdiri dari beberapa orang ibu-ibu muda plus satu orang gadis belum menikah- terlibat obrolan seru. Apalagi kalau bukan membicarakan mengenai selebritis. Si ini mau cerai, si itu rujuk lagi, si anu ganti pacar, dan sebagainya.

Ngobrol sana-sini sambil asyik melahap makan siang, akhirnya tibalah kami pada topik yang lebih seru; Suami. Wah, ini sih bisa dibilang endless topic deh. Masing-masing (kecuali Ambar yang baru mau menikah bulan depan) langsung berebut membicarakan kelemahan suami mereka -termasuk saya-.

Walaupun boleh dibilang usia pernikahan saya yang paling muda dibandingkan teman-teman saya itu, tapi saya sudah mempunyai daftar panjang keluhan yang tak kalah dari mereka. Eh, kok ternyata semua keluhan saya tersebut basi semua, alias bukan barang baru bagi teman-teman saya yang rata-rata telah menikah di atas 10 tahun. Malah persis sama.

Kalau boleh digeneralisasi, beberapa diantaranya adalah : Malas. Huh, kenapa ya semua suami itu pemalas semua? Istri harus marah-marah dulu sebelum mereka mau bergerak. Kalau sudah pulang ke rumah, sering tidak mau tahu urusan pekerjaan rumah tangga. Kalau lagi punya pembantu sih, nggak masalah. Tapi kalau pembantu lagi mudik seperti lebaran kemarin, kan istri yang berabe. "Emang semua salah gue," kata seorang teman menyesali diri, "Awalnya gue nggak sabaran kalau nyuruh suami gue ngerjain ini-itu. Abis disuruhnya kapan, baru dikerjainnya tahun depan. Akhirnya gue kerjain sendiri deh semuanya, dari betulin genteng sampai setrikaan. Akibatnya suami gue makin males dan ketergantungan sama gue..."

Nggak Matching. Nah, urusan pakai baju nggak matching ini sering bikin perang dunia di rumah. Apa semua suami buta warna ya? Sudah bagus pakai kemeja warna coklat, celana panjang juga coklat, tapi kok sabuknya hitam ya? Belum lagi kalau sedang keluar 'mood'nya, bisa-bisa kemeja batik warna biru dibilang matching dengan celana panjang abu-abu. Kalau dibilangin, ada aja alasannya. Ih, geregetan deh. Padahal kita mau pergi ke acara yang agak formal. Ingin dong, sekali-kali kelihatan keren berdua. Yang ada akhirnya kita berantem berdua...

Cuek. Pernah nggak merasa marah-marah sama tembok? Begitulah suami saya kalau saya lagi ngomel. Dia diam saja sambil terus baca koran seolah saya bicara pada tembok. Bisa saja ia lalu menutup koran yang sedang dibaca untuk keluar duduk-duduk di teras. Tentu saja saya tidak berani menyusul untuk melanjutkan omelan saya, takut nanti tetangga pada dengar...

Tidak Romantis. Jangan harap deh suami akan berlaku romantis setelah kita menikah. Ingat tanggal ulang tahun kita saja sudah luar biasa. Teman saya pernah mengeluhkan hal ini kepada Ibunya di awal-awal pernikahannya. Apa jawab Ibunya? Ah, kamu kebanyakan baca novel! Hehehe...

Setelah puas berunek-unek, akhirnya kita semua terdiam kehabisan napas. Saling lihat-lihatan dan cekikikan bareng. Bagaimana ya, kalau suami-suami kita ikut mendengarkan? Apa pembelaan mereka?

Mungkin hal tersebut hanya terjadi pada sebagian suami. Masih ada kok suami yang rajin, selalu memperhatikan mode, dan romantis. Semoga hal tersebut bisa menjadi renungan untuk para suami dan calon suami agar tidak menjadi bahan obrolan sang istri.

"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta'at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar." (QS. An-Nisa : 34).

No comments:

Fatimatuzzahra Azka Ghulwani

Fatimatuzzahra Azka Ghulwani
iiih anak ummi.... lucunya....